SuperBunda

Tips Bunda

Begini Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak (Part 2)

03 August by Super User
1685
( 0 Votes ) 
Begini Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak (Part 2)

Beberapa cara ini dapat mengatasinya, di antaranya:

  1. Berbicara dengan anak Anda. Anak-anak akan marah dan menjadi agresif dalam mengekspresikan perasaan mereka. Mencari tahu apa yang membuatnya seperti itu adalah hal utama yang harus Anda lakukan untuk membantu meredakan tantrumnya. Berbicaralah pada mereka tentang apa yang mereka rasakan. Tunjukkan padanya bahwa Anda mencintai mereka, tapi tidak perilaku mereka. Anak-anak dapat berperilaku buruk karena mereka membutuhkan perhatian yang lebih. Untuk itu, Anda harus menunjukkan padanya bahwa Anda mencintai mereka dengan memuji perilakunya yang baik dan memberi mereka banyak dekapan ketika mereka tidak berperilaku buruk. Dan katakan pada mereka bahwa Anda tidak suka dengan perilakunya yang buruk.
  2. Anda harus tetap tenang. Jika anak Anda tengah mengalami tantrum, usahakan bahwa Anda tidak terjebak dalam situasi emosi tersebut. Anda harus tetap tenang dan tidak emosional. Beritahukan padanya, jika ia tenang maka Anda akan berbicara padanya tentang keinginannya. Bernegosiasilah dengan buah hati Anda. Sebagai orang dewasa, Anda jangan terpancing emosi saat anak Anda mengamuk atau marah-marah. Jangan membiarkannya melempar barang yang ada di dekatnya. Beri tahu bahwa yang ia lakukan itu tidak baik. Jika Anda berada di tempat keramaian (misalnya saat makan malam di luar bersama), bawalah anak Anda keluar ruangan sebentar untuk meredakan emosinya. Jangan biarkan amarahnya mengganggu makan malam Anda dan yang lainnya.
  3. Carilah pengalihan. Anak kecil sangat mudah melupakan sesuatu dan tertarik pada hal baru. Manfaatkan hal ini untuk mengalihkan emosinya saat tantrum pada anak terjadi. Ada baiknya Anda mencari pengalihan seperti mainan yang sudah lama tidak dimainkan atau jajanan kesukaan untuk menghiburnya. Hal itu bisa membuatnya lupa dengan tantrumnya, lho. Anda bisa mengajaknya bermain atau memintanya untuk membantu Anda memasak dan lain sebagainya.
  4. Jangan memukul anak. Saat anak Anda mengalami tantrum, janganlah memukulnya atau berteriak padanya. Memukulnya bukanlah pilihan yang tepat dan itu akan membuat tantrumnya menjadi lebih buruk lagi. Kendati Anda bisa saja terpancing emosi oleh tingkahnya, usahakan untuk ambil napas dalam-dalam, kontrol emosi Anda, dan cobalah untuk membuatnya tenang. Anda harus berusaha tegas dan disiplin padanya. Jangan biarkan tantrumnya menjadi kebiasaan yang kerap ia lakukan jika ia menginginkan sesuatu yang tidak Anda turuti.

Jika tantrum pada anak Anda tampak terlalu sering atau intens, dan membuatnya menyakiti dirinya sendiri atau orang lain, maka Anda harus segera mencari bantuan. Segera konsultasikan pada dokter Anda untuk mendiskusikan tahap perkembangan dan perilaku anak

sumber: alodokter.com

Thanks for sharing !

Add comment


Security code
Refresh

latest post

  • Mitos dan Fakta Alat Kontrasepsi

    Mitos dan Fakta Alat Kontrasepsi

    Apa sih rahasia keluarga sejahtera? Ternyata mengatur jarak kehamilan menjadi salah satunya dan itu dapat dimulai dengan memilih dan menggunakan

  • Tips Mencuci Bathtub

    Tips Mencuci Bathtub

    Menghabiskan waktu berendam relax di dalam bathtub, memang paling enak ya Bun, tapi jangan lupa kalau perawatan bathtub juga harus

  • Tips Membersihkan Karpet

    Tips Membersihkan Karpet

    Masih ragu untuk menaruh karpet di dalam ruangan Bun? Ada banyak fungsi karpet pada ruang tamu atau ruang keluarga. Mulai

  • Usia yang Tepat untuk Pacaran

    Usia yang Tepat untuk Pacaran

    Di tahun ini pastinya usia si Kecil pun mungkin sudah tidak kecil lagi. Si Kecil beranjak remaja, dengan pergaulannya dengan

  • Tips Mencuci Keset MicroFiber

    Tips Mencuci Keset MicroFiber

    Baru dapat kesempatan membersihkan dan mencuci keset microfiber rumah Bunda setelah kedatangan tamu di acara tahun baru kemarin? atau baru